Sulsel Menjadi Hub Ekspor Di Kawasan Timur Indonesia

Makassar, Tingginya PDB di Indonesia sebesar 11.651 Triliun Rupiah dan sebesar 82,02 persen PDB Indonesia ada di wilayah Jawa dan Sumatera, sedangkan sisanya 17,98 persen tersebar di Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Papua, dan Maluku. Hal ini terungkap dari penyampaian Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, ST dalam Acara Rakor Optimalisasi Perdagangan Antar Provinsi Kawasan Timur Indonesia yang diselenggarakan di Hotel Claro Makassar (13/12/2018).

Direktur Penggunaan Dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Luther Palimbong, menyampaikan Pemerintah dan Pemerintah Daerah harus mengendalikan ketersediaan barang kebutuhan pokok dan/atau berang penting di seluruh wilayah NKRI dalam jumlah yang memadai, mutu yang baik dan harga yang terjangkau.

Untuk mencapai ketersediaan barang antar wilayah di Indonesia, Kementerian Perdagangan mengeluarkan program “Gerai Maritim” melalui pemanfaatan Tol Laut yang diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus barang, peningkatan perdagangan antar pulau dan menjaga ketersediaan barang.

Sementara itu, Perwakilan Kadin Sulsel menyampaikan, bahwa Kadin Sulsel sangat mengapresiasi program Pemerintah yang menghubungkan antara wilayah yang satu dengan wilayah lainnya, khususnya di Kawasan Timur Indonesia. Untuk itu, Kadin Provinsi Sulawesi Selatan telah melakukan berbagai kerjasama dengan dengan melakukan pertemuan, baik dari sisi Bussines to Bussines maupun Bussines to Government.

Ketua DPP ALFI, Yukki Nugrahawan Hanafi, menyampaikan sejak tahun 2015-2018, Pemerintah telah mengeluarkan enam belas Paket Kebijakan Ekonomi Indonesia, beberapa diantaranya adalah mengurangi biaya produksi, logistik, dweling time, pembangunan industri logistik nasional, dan sebagainya.

Sulawesi merupakan lokasi yang strategis untuk menjembatani distribusi barang dari wilyah barat ke wilayah timur Indonesia, begitu sebaliknya. Oleh karenanya, dengan adanya direct call pelayaran ekspor, maka diharapkan Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar mampu menjadi hub diantara Kawasan Timur Indonesia.

Sebagai salah satu mitra Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatah, KPD KPPU Makassar senantiasa bekerja sama dalam program pemerintah yang mendukung persaingan usaha yang sehat. Untuk itu, Kepala Bagian Pencegahan dan Kepala Bagian Penegakan Hukum KPD KPPU Makassar menghadiri kegiatan Rakor Optimalisasi Perdagangan Antar Provinsi Kawasan Timur Indonesia yang diinisiasi oleh Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan dengan mengundang pelaku usaha di Kawasan Timur Indonesia, Dinas Perdagangan di Kawasan Timur Indonesia, dan pelaku usaha pelayaran. (cda)