Kesiapan Satgas Pangan Hadapi Lebaran 1439 H/Tahun 2018

 

Acara yang dilaksanakan secara nasional melalui video conference Polri pada hari Selasa, 5 Juni 2018, merupakan koordinasi antara instansi terkait persiapan menghadapi Lebaran 1439 H atau Tahun 2018. Jenderal Tito Karnavian menyampaikan bahwa keberhasilan pengendalian harga pangan tahun 2017 tidak terlepas dari koordinasi antar instansi, sehingga harga kebutuhan bahan pokok menjadi stabil, pasokan dan distribusi dapat dikendalikan.

Enggartiasto Lukita, Menteri Perdagangan menyampaikan bahwa berdasarkan hasil kajian terhadap produksi beras, maka Pemerintah menetapkan HET Beras medium menjadi Rp 8.900 di Pasar Tradisional dan daerah dipersilahkan apabila ingin menjual beras dengan HET tersebut. Namun, apabila pemerintah daerah tidak memiliki stok beras yang cukup maka pemerintah pusat akan mengirimkan beras ke daerah tersebut.

Hal yang perlu diperhatikan adalah kenaikan harga bahan pokok yang diprediksi terjadi pada H-7 dan juga kenaikan harga ayam pedaging serta daging sapi. Untuk itu, Kemendag telah meminta perusahaan integrator untuk menyiapkan daging ayam beku. Kemendag juga telah menyiapkan daging sapi beku atau daging kerbau sebagai anttisipasi melonjaknya harga daging sapi menjelang lebaran.

Budi Waseso, Direktur Utama Perum Bulog menyampaikan bahwa persediaan beras milik Bulog saat ini mencapai 1,5 juta ton dan harga beras terpantau stabil. Namun perlu diperhatikan di daerah penghasil beras, khususnya di gudang-gudang beras milik swasta jangan sampai ada upaya penimbunan. Selain itu, satgas pangan harus mengawasi jalur distribusi komoditas pangan di daerah, agar tidak ada pihak yang memanfaatkan kesempatan untuk mengambil keuntungan yang berlebihan.

Kurnia Toha, Ketua KPPU menyampaikan bahwa program kerja KPPU untuk lima tahun kedepan, salah satunya adalah pengawasan harga pangan. Untuk itu, KPPU Pusat maupun yang di daerah akan bekerja sama dengan satgas pangan untuk memantau komoditas pangan, terkait dengan kondisi harga pangan baik dipusat dan daerah terpantau dalam kondisi stabil.

Amran Sulaiman, Menteri Pertanian menyampaikan bahwa stok beras saat ini mencapai 1,5 juta ton dan stok mencukupi. Stabilitas pangan yang terjaga hingga saat ini, merupakan kerja sama antar instansi pemerintah. Namun perlu diawasi adalah disparitas harga bawang merah ditingkat petani hanya Rp 10.000/kg dan harga di tingkat konsumen mencapai Rp 30.000/kg, maka jalur distribusinya harus diawasi dengan ketat. (cda)