Forum Jurnalis bersama Ketua KPPU RI “KPD KPPU Makassar Awasi Sektor Pangan Strategis”

“KPPU mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan media atas kerjasama yang sangat baik selama ini antara KPPU dengan jurnalis diharapkan kedepannya akan semakin baik”, diutarakan Kurnia Toha pada Forum Jurnalis diselenggarakan KPD KPPU Makassar pada Kamis (24/5/2018) bertempat di Aula GKN II lt.6 Makassar.

Beliau juga menjelaskan bahwa peran jurnalis sangat penting dalam rangka menciptakan persaingan usaha yang sehat, sebab informasi yang disampaikan dari bahan publikasi para jurnalis tersebutlah yang menjadi informasi bagi KPPU mengenai bagaimana kondisi persaingan di pasar, bagaimana berjalannya suatu industri ritel, sekaligus diharapkan untuk sosialisasi dalam rangka persamaam persepsi oleh masyarakat lainnya. Diharapkan dengan dukungan rekan jurnalis yang selama ini sangat bersahabat dengan KPPU hal tersebut dapat terus berlangsung hingga tugas-tugas KPPU kedepan dapat berjalan lancar dengan support dari rekan wartawan.
Dikatakannya, tahun 2018 ini KPPU fokus pangan sektor komoditas pangan strategis sampai dengan pengawasan kemitraan antara pelaku usaha besar dengan UKM. KPPU mempunyai beberapa tujuan yaitu; menjaga kepentingan umum, menjaga dan mendorong terciptanya efisiensi ekonomi nasional, mendukung terjadinya efisiensi berusaha, mencegah terjadinya praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat dan mendorong terciptanya perlakuan yang sama baik bagi pelaku usaha kecil, menengah maupun besar. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, maka KPPU perlu melakukan monitoring, pemantauan atapun penelitian pada bidang-bidang yang menjadi prioritas, tujuannya adalah bagaimana pelaku usaha mengembangkan bisnisnya dengan dilakukan secara jujur dan fair, bersaing secara sehat sehingga tidak merugikan masyarakat. Disamping itu KPPU juga giat melakukan upaya pencegahan melalui advokasi dan sosialisasi kepada para stakeholder.

“Dalam rangka pengawasan bidang pangan, KPPU telah melakukan pemetaan jalur distribusi pada beberapa komoditas barang penting strategis. KPPU juga telah melakukan identifikasi simpul distribusi yang memiliki potensi terjadinya pelanggaran persaingan usaha”, tuturnya.

Dikemukakan oleh Aru Armando, terkait pengawasan bidang pangan pada bulan Ramadhan dan menjelang Idhul Fitri KPD KPPU Makassar telah melakukan pengawasan serentak bersama Tim Satgas Pangan Sulsel. Pengawasan pangan strategis ini dilakukan KPPU dengan instansi lainnya yang tergabung dalam Tim Satgas Pangan bersama Polda Sulsel, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian dan Bulog Divre Sulsel.

“Pengawasan sektor pangan sangat penting sebab pangan sangat berpengaruh dan bersifat fluktuatif, untuk itu KPPU mengidentifikasi kenaikan harga tersebut bersifat alamiah atau dipengaruhi oleh mekanisme pasar dan perilaku persaingan usaha yang tidak sehat”, jelasnya.

Dikatakan Charles Panji Dewanto, harga adalah salah satu indikator bagi KPPU untuk melihat adanya gejala apakah hal tersebut masuk kewenangan KPPU atau tidak. Terkait harga, bukan tugas KPPU untuk menurunkan harga tapi melihat ada fenomena apa yang terjadi. Jika harga bergejolak sangat tinggi, KPPU dapat masuk untuk mengecek pada rantai distribusinya terganggu atau tidak, ataupun apakah terjadi praktek kartel didalamnya.(dt)