Peremajaan Tanaman Kopi dan Kuliah Umum Bersama Menteri Pertanian di Tana Toraja

Sebagai perwujudan dari peningkatan kerjasama kelembagaan antara KPPU dengan Kementerian Pertanian, pada tanggal 24-25 April 2018, KPPU yang diwakili oleh Yunan Andika Putra, Kepala Bagian Penegakan Hukum, telah mengikuti Kunjungan Kerja Menteri Pertanian dengan kegiatan Peremajaan Perkebunan Kopi dan Kuliah Umum di Tana Toraja.

Kegiatan diawali dengan rapat bersama antara Menteri Pertanian, Amran Sulaiman bersama Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae didampingi dengan masing-masing jajarannya, serta dihadiri oleh Aster Kasad, KPPU, Kepala Kejaksaan Negeri, Wakapolres, dan Komandan Kodim 1414 bertempat di Rujab Bupati.

Menteri Pertanian menyampaikan tujuan kunjungan kerja ke Tana Toraja untu melihat permasalahan langsung para petani dan memberikan bantuan yang merupakan perintah langsung dari Presiden untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan cara mengakselerasi produktivitasnya. Oleh karena itu dalam pelaksanaannya perlu koordinasi dan dukungan seluruh pihak.

Pemberian bantuan yang dilaksanakan di Gedung Tammuan Mali dihadiri 300 peserta dari SKPD dan petani penerima bantuan. Mentan menyampaikan petani perlu bekerja keras untuk mengembangkan bantuan dsri pemerintah, sekaligus secara simbolik menyerahkan 50 traktor, 220 ekor kerbau, 300 ekor kambing, 60 ekor sapi, 10.000 ekor ayam, 500 ekor babi, 500.000 bibit kopi beserta pupuk

Masih dalam rangkaian kegiatan, Mentan bersama Bupati Tana Toraja dan Aster Kasad melakukan penanaman perdana bibit kopi unggulan sebagai pertanda dimulainya peremajaan tanaman kopi. Menteri pertanian juga menyempatkan diskusi dengan beberapa petani langsung untuk mendengar keluhan. Hasil dari diskusi tersebut, Menteri Pertanian menambahkan bantuan yang diberikan kepada petani berupa alat penggiling biji kopi dan alat pengemas kopi bubuk sehingga petani bisa langsung memasarkan sendiri hasil panen kopinya.

Keesokan harinya, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum Mentri Pertanian di Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja. Dalam kegiatan yang dihadiri oleh lebih dari 500 mahasiswa UKI dan Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri Toraja tersebut Menteri Pertanian memberikan dorongan dan motivasi kepada para peserta untuk menanamkan semangat bekerja sejak dini karena semangat dan kerja keras merupakan tolok ukur keberhasilan. Menteri Pertanian menambahkan pertanian merupakan sektor paling strategis di Indonesia karena dari faktor kondisi alam yang sangat mendukung dibandingkan negara lain sehingga para mahasiswa harus melirik untuk mengembangkan sektor ini sebagai sektor yang menjanjiakan kedepannya. Hal ini untuk mendorong Indonesia menjadi lumbung pangan dunia di tahun 2045.(yap)