Media Visit Dengan Koran Sindo

Dalam rangka mempererat hubungan kerjasama dengan Media, pada tanggal 6 Maret 2018, KPD Makassar yang dipimpin oleh Aru Armando, selaku Kepala KPD, didampingi oleh Yunan Andika Putra, selaku Kepala Bagian Penegakan Hukum dan Dahliana Tanur selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha telah melakukan media visit bertempat di Kantor Koran Sindo Makassar.
Dalam kesempatan tersebut, KPD Makassar telah diterima oleh Suwarni Damar selaku Redaktur Ekonomi didampingi oleh Marina Hutabarat selaku Business Divelopment, dan Wanti selaku Reporter. Aru Armando menyampaikan bahwa kedatangannya ke Koran Sindo untuk terus menjalin silaturahmi dengan media untuk menjaga hubungan baik yang selama ini telah terjalin karena sebagai lembaga pengawas persaingan, KPPU mnembutuhkan media dalam mempublikasikan kinerjanya sebagai bagian dari pertanggungjawaban kepada Publik. Aru Armando juga menyampaikan sebagai Kepala KPD yang baru, tantangan muncul dari besarnya wilayah kerja KPD Makassar yang meliputi Sulawesi Maluku dan Papua ditambah lagi aspek budaya yang berbeda dengan pulau jawa sedikt banyak pasti berpengaruh dalam perkembangan perekonomian.

Aru Armando menjelaskan bahwa dari tahun ke tahun pengaduan yang diterima KPD Makassar dari masyarakat terus mengalami peningkatan walaupun beberapa laporan tersebut setelah dinilai bukan merupakan kewenangan KPPU untuk menanganinya tetapi di sisi lain ternyata masyarakat cukup mengenal KPPU sebagai salah satu tempat untuk mengadu. Hal ini lah yang terus memacu KPD Makassar untuk meningkatkan sosialisasi dan advokasi bagi seluruh kalangan masyarakat terkait dengan tugas dan fungsi KPPU.
Belum lama ini KPD Makassar telah memberikan saran dan rekomendasi kepada Bupati Mamuju untuk merubah SK Bupati No. 188.45/1999/KPTS/II/2018 tentang Tata Kelola Perdagangan dan Distribusi Gabah Kering Panen yang ketentuan didalamnya melarang adanya perdagangan Gabah Kering Panen ke luar Mamuju. SK tersebut telah membelenggu kesejahteraan petani karena tidak dapat menikmati harga jual gabah yang lebih tinggi dan justru akan berpotensi menurunkan harga jual gabah di Mamuju apabila terjadi “banjir” gabah karena tidak bisa diserap oleh pedagang diluar Mamuju.
Selain itu, KPD Makassar juga baru saja memberikan saran dan rekomendasi terhadap system transportasi angkutan darat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh perubahan sistem pemesanan taksi bandara dari touch screen menjadi antrian “kacang” demi ketertiban dan keamanan penumpang di Bandara. Sistem baru tersebut berdampak pada hilangnya hak konsumen untuk memilih operator taksi bandara sehingga KPD Makassar menyarankan untuk tetap memberikan pilihan kepada konsumen dengan mekanisme pemilihan tarif yaitu zonasi dan argo meter. Aru Armando menambahkan penerapan tariff zonasi yang hanya dibagi menjadi 3 zona untuk Kota Makassar juga belum memberikan tariff yang berkeadilan sehingga KPD Makassar juga akan memberi masukan untuk memperbanyak zonasi tersebut kepada Gubernur melalui Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan.

Aru Armando juga menyampaikan bahwa pada tahun politik ini, prioritas KPD Makassar adalah pengawasan logistik pilkada dimana pada tahun ini terdapat pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan dan 12 pemilihan Bupati/Walikota di Sulawesi Selatan. Hal ini berkaca pada perkara yang berawal dari penanganan KPD Makassar pada Lelang Cetak Surat Suara dan Perlengkapan Pemilu untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Tahun 2013 yang hasilnya menjatuhkan sanksi lebih dari Rp. 1,5 Miliar kepada para pelaku usaha yang bersekongkol.
Menanggapi hal tersebut, Suwarni Damar menyampaikan bahwa hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara KPPU dengan Koran Sindo tidak terlepas dari aktifnya pemberitaan dari KPD Makassar. Saat ini Sindo sendiri telah masuk tahun ke 10 dan pemberitaan KPPU sampai saat ini telah diberikan ruang pada kolom ekonomi dan bisnis terhadap kinerjanya yang dipublikasikan baik melalui pers release maupun kegiatan yang langsung dilakukan oleh KPD Makassar seperti sidak dan forum diskusi. Dengan adanya pergantian Kepala KPD Makassar ini, Sindo yakin kerjasamanya dengan KPD Makassar akan terus meningkat sehingga sindo sebagai media dengan jumlah pelanggan lebih dari 180.000 yang sebagaian besar adalah korporasi dapat berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang persaingan usaha melalui publikasi kinerja KPPU.(yap)