KPD KPPU Makassar Menjadi Narasumber Kegiatan Bimtek Pengadaan Barang Dan Jasa Pemkab Gowa

Rabu, 7 Maret 2018. Dalam rangka upaya pencegahan terjadinya persekongkolan tender, Pemerintah Kabupaten Gowa melaksanakan kegiatan Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa yang dilaksanakan di Hotel Prima Makassar.

Acara yang dihadiri oleh sekitar 80 peserta dari PPK, Pokja, dan Pejabat SKPD di lingkup Kabupaten Gowa, turut mengundang Aru Armando selaku Kepala KPD KPPU Makassar sebagai salah satu Narasumber.

Arham Muis, Kasubag Pelaporan dan Penyelesaian Sanggah Badan Layanan Pengadaan (BLP) Gowa yang bertindak sebagai moderator, selanjutnya mempersilahkan Aru menyampaikan materi “Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat”.

Dalam kesempatannya, Aru menjelaskan pentingnya persaingan usaha yang sehat dalam tender, karena 75 persen perkara yang ditangani KPPU adalah perkara tender dan Sulsel merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak perkara persekongkolan tender.

Aru berharap dari Bimtek ini Pokja, PPK, dan pihak terkait dapat memahami materi yang disampaikan, sehingga kedepannya tidak ada lagi perkara persekongkolan tender dari Kabupaten Gowa.

Dijelaskan pula oleh Aru, meskipun KPPU tidak memiliki kewenangan menjatuhkan sanksi ke Pokja atau PPK selaku ASN, tetapi apabila dalam pemeriksaan ditemukan adanya kerugian negara, maka KPPU akan melimpahkan ke institusi lain seperti KPK dan Kepolisian.

“Dalam melakukan evaluasi dokumen penawaran peserta tender, Pokja harus hati-hati dan sudah memahami indikasi persekongkolan sebagaimana yang diatur di Perpres, bilamana ditemukan indikasi persekongkolan Pokja dapat menggugurkan penyedia terkait”, seperti yang diutarakan Aru.