Kuliah Umum Persaingan Usaha di Fakultas Hukum Universitas Bosowa

Senin (19/2/2018) Bertunibos 19 feb 2018empat di ruang auditorium Aksa Mahmud lt.9 Universitas Bosowa Makassar telah diselenggarakan kuliah umum persaingan usaha oleh KPPU kepada para dosen dan mahasiswa Fakultas Hukum. Kuliah umum ini menghadirkan narasumber Tresna P.Soemardi dan Munrokhim Misanam keduanya selaku Komisioner KPPU RI. Turut hadir pula Aru Armando selaku Kepala Kantor Perwakilan Daerah KPPU Makassar, Andi Muhibuddin selaku Wakil Rektor I dan Ruslan Renggong selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Bosowa.

Ruslan Renggong dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada KPPU atas penyelenggaraan kuliah umum. Selama ini antara kedua belah pihak telah terjalin kerjasama yang sangat baik dimana Universitas Bosowa telah menempatkan beberapa mahasiswa untuk melakukan KKN dan KPPU sangat menyambut baik dengan melakukan bimbingan tentang ilmu hukum persaingan usaha.

“Harus ada visi dan misi yang relevan untuk menambah wawasan perubahan nasional dan global yang selanjutnya diharapkan ada perkembangan bagi Universitas Bosowa yakni menjadi semakin besar”, disampaikan Andi Muhibuddin dalam sambutannya.

Dalam kuliah umum tersebut, Tresna P.Soemardi membawakan materi terkait KPPU dan UU No.5 Tahun 1999, dimana ditekankan bahwa tujuan UU persaingan usaha adalah mencegah praktek monopoli dan/atau persaingan usaha tidak sehat, menjaga kepentingan umum dan meningkatkan efisiensi nasional untuk  mensejahterakan rakyat serta menjamin kesempatan berusaha yang sama bagi pelaku usaha besar, menengah, dan kecil. Sedangkan Munrokhim Misanam membawakan materi tentang KPPU dan kebijakan persaingan usaha, dimana banyak pihak salah memaknai persaingan usaha. Persaingan usaha tidak dilihat dari adanya perang tarif ataupun dari banyaknya pelaku usaha yang ada di pasar. Selain itu, persaingan usaha adalah salah satu prasyarat dari pertumbuhan ekonomi, “No Growth Without Competition”.

Menutup kegiatan Aru Armando menyampaikan, diharapkan KPPU dapat berjalan berbarengan dengan akademisi dalam upaya penegakan hukum persaingan usaha, dimana kampus menjadi sentra pengembangan keilmuan khususnya persaingan usaha dan merupakan tempat pembentukan karakter mahasiswa yang pada masa mendatang akan menjadi komunitas baru hukum persaingan.