KPD KPPU Makassar Bersama KPU Prov SulSel Mendorong Komitmen pro Persaingan Usaha Yang Sehat Dalam Pilkada Serentak

Aru Armando selaku Kepala Kantor Perwaartikel kpu 20 feb 2018kilan Daerah KPPU Makassar melakukan audiensi dengan M.Iqbal Latief selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan yang didampingi Sahabuddin selaku Kepala Bagian Keuangan dan logistik, kegiatan ini berlangsung di kantor KPU Prov Sulsel Jalan A.P.Pettarani Makssar pada hari Selasa 20 Februari 2018.

Disampaikan oleh Aru Armando, bahwa kegiatan audiensi dilakukan dalam  rangka berkoordinasi terkait tugas dan wewenang KPPU salah satunya melakukan pengawasan dalam proses pengadaan barang/jasa, KPPU berharap proses pengadaan barang/jasa logistik Pemilu jangan sampai melanggar UU No.5 Tahun 1999 dan mengganggu proses demokrasi. Sebab sebagaimana diketahui Pilkada serentak akan dilaksanakan di Sulawesi Selatan yaitu Pilkada Provinsi dan 12 Kabupaten/Kota. “Kita ingin ada pakta integritas anti praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat dari calon Kepala daerah dalam Pilkada di Susel walaupun belum ada kewajiban dalam politik”, ujar Aru Armando. Sebab dari sisi KPPU melihat pemimpin tidak hanya harus bebas dari unsur Korupsi, Klousi dan Nepotisme (KKN) tapi harus mempunyai visi ekonomi bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta harus memiliki visi misi dan pro persaingan usaha.

artikel II kpu 20 feb 2018Menanggapi hal tersebut, M.Iqbal Latief Sulsel menyampaikan bahwa terkait proses pengadaan barang/jasa KPU Sulsel dilakukan oleh Sekretariat dan telah bermitra dengan TP4D, Tipikor dan Polda apalagi KPU Prov Sulsel baru memilliki ULP sendiri sejak tahun 2017 sebab tahun sebelumnya melekat di LPSE Pemerintah daerah. KPU Prov Sulsel dalam hal ini sangat mengapresiasi KPPU, yang mendorong agar proses pengadaan barang/jasa berjalan dengan baik dan transparan. Sedangkan terkait isu mengenai persaingan usaha yang sehat selanjutnya akan dibahas dalam sesi ekonomi pada debat kandidat calon Kepala daerah di Sulsel, terlebih melihat kondisi ekonomi Sulsel yang tumbuh dengan baik namun berbanding terbalik dengan gini ratio dengan angka hanya 0,4. Salah satu faktor gini ratio tersebut sebab terjadi kesenjangan salah satunya terkait persoalan  dalam persaingan usaha.

Akhir pertemuan, Aru Armando berharap agar KPU Prov Sulsel dapat bersinergi dengan KPPU dalam rangka mendorong para calon Kepala daerah di Sulsel agar dapat membuat komitmen dalam bentuk pakta integritas pro persaingan usaha yang sehat. “Jika pemimpin pro persaingan usaha maka dapat dipastikan akan akan tumbuh iklim usaha yang sehat dan meningkatnya roda perekonomian daerah yang akan berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat”.(dt)