Advokasi KPD KPPU Makassar Terkait Angkutan Darat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar

IMG-20180220-WA0013Makassar, Dalam rangka memperlancar dan menjaga ketertiban transportasi bandara, Angkasa Pura (AP) I mengadakan diskusi terkait Penerapan Sistem Angkutan Darat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Diskusi yang dilaksanakan di Kantor Angkasa Pura I pada hari Selasa, 20 Februari 2018, dihadiri oleh Aru Armando selaku Kepala KPD KPPU Makassar, Cecep Marga Sonjaya selaku General Manager Angkasa Pura I, Kol. Dicky Lukman selaku Danwing II Paskhar, H. Ilyas selaku Perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan dan perwakilan Operator Taksi.

Cecep M. Sanjaya mengatakan untuk memperlancar dan menertibkan angkutan darat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Angkasa Pura I telah melakukan kajian bersama Universitas Negeri Makassar terkait sistem angkutan darat di bandara, agar tidak ada lagi keluhan yang disampaikan oleh pengguna jasa taksi bandara.
Senada dengan GM Angkasa Pura I, Dicky Lukman menambahkan sebagai aset vital dan strategis nasional, keamanan dan ketertiban Bandara Internasional Sultan Hasanuddin harus dijaga dan dikelola dengan baik. Jumlah angkutan darat yang beroperasi di bandara harus disesuaikan dengan kapasitas bandara, dan harus ada kajian serta perhitungan statistik.
IMG-20180220-WA0014Aru Armando menambahkan adanya persaingan akan menguntungkan operator angkutan darat itu sendiri, karena mereka akan melakukan efisiensi dalam tata kelola manajemen dan berinovasi untuk menarik minat sebanyak-banyaknya jumlah penumpang. Dalam hal angkutan darat di bandara, KPPU sudah melakukan advokasi di berbagai bandara di Indonesia, agar pengelola bandar mengakomodasi berbagai jenis angkutan darat dengan tujuan memberikan pilihan bagi konsumen.
‚ÄúPersaingan akan meningkatkan kesejahteraan, ketika tidak ada persaingan usaha maka kesejahteraan akan menurun”, tegas Aru dalam penyampaiannya.(bc)