Rektor baru UNHAS dan KPPU

foto-audiensi-dengan-rektor-unhas-1-juli-2014Makassar (1/7) – Ramli Simanjuntak, Kepala Kantor Perwakilan Daerah Makassar beserta jajarannya melakukan audiensi dengan Prof. Dr. Dwia Aries Tina P., MA, Rektor Universitas Hasanuddin periode 2014-2019 yang didampingi oleh Prof. Dr. M. Ali, MS, Wakil Rektor II bidang Administrasi Umum, Keuangan dan Sumber Daya dan didampingi oleh Bapak Suharman Hamzah, Phd, HSE Cert., selaku Kepala Sekretariat Rektor Universitas Hasanuddin.

Audiensi dengan Universitas Hasanuddin merupakan salah satu program kerja KPD Makassar untuk memperkuat kerjasama antar kelembagaan, sekaligus sebagai perkenalan kepada Rektor Universitas Hasanuddin terpilih yang baru. Kerjasama diantara KPPU dan Universitas Hasanuddin telah dituangkan ke dalam Memorandum of Understanding (MoU), sehingga dikemudian hari keduanya dapat saling berbagi informasi dan data mengenai persaingan usaha di daerah.

Pelaksanaan MoU tersebut antara lain kerjasama kegiatan penelitian yang dilakukan KPPU seperti kajian monitoring, evaluasi kebijakan pemerintah dan Penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa untuk menyelesaikan skripsi maupun tesis mengenai persaingan usaha dan berharap dapat diselenggarakan kuliah umum tentang hukum persaingan usaha yang bertujuan untuk membangun karakter mahasiswa dalam menghadapi persaingan global.

Implementasi MoU tersebut juga perlu dibentuk competition corner (pojok kompetisi) untuk memudahkan sosialisasi tugas dan wewenang KPPU kepada mahasiswa dan juga sebagai tempat penelitian mahasiswa mengenai persaingan usaha khususnya di Universitas Hasanuddin.

Ibu Dwia selaku Rektor menyampaikan bahwa Universitas Hasanuddin bersedia melanjutkan MoU atau kerjasama dengan KPPU dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pembentukan karakter mahasiswa, Universitas Hasanuddin sangat berterima kasih kepada KPPU yang bersedia memberikan kuliah umum kepada mahasiswa tingkat akhir dengan tujuan agar lulusan Universitas Hasanuddin memiliki kemampuan untuk bersaing dengan lulusan universitas lainnya. Terlebih lagi KPPU dapat memberikan advokasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Universitas Hasanuddin

Ditambahkan oleh Ibu Dwia mengenai pembentukan competition corner, Universitas Hasanuddin bersedia untuk menyediakan tempat dan ruangan di Fakultas Ekonomi sehingga dapat direalisasikan dengan segera. Hal ini dikarenakan, di Universitas Hasanuddin sudah ada Pojok BEJ sehingga dengan adanya Pojok Kompetisi akan memudahkan mahasiswa memahami fungsi dan tugas KPPU.

Dalam hal penelitian, Universitas Hasanuddin sangat bersedia mengirimkan tenaga ahli yang berkompeten dibidangnya, sehingga informasi dan data yang disampaikan kepada KPPU dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan keahliannya.
(KPD)